Minggu, 22 Agustus 2010

kenapa bangsaku jadi begini?

sungguh teramat rindu negeri ini kembali dengan segenap kejayaannya. bukan seperti saat ini, hampir di semua lini lambat laun terbuka wajah bobroknya.coba kita lihat, betapa negeri ini tak berdaya saat pegawai republik ini dilaut ditangkap dan diperlakukan bak seorang penjahat. beda dulu, soekarno lantang ganyang malaysia!



polri, tak jauh berbeda...mulai dari rekening gendut, rekayasa kasus, mafia pajak, sedikit-demi sedikit terbuka lebar. Ada orang yang ingin berbuat baik justru ditangkap. saya bingung..



jaksa tak jauh berbeda dengan polri, ada saja yang selalu diberitakan..sebutlah misalnya cirus sinaga., sekarang malah jadi pesakitan di penjara..kasusnya sama disuap, gaji tak seberapa tapi rumah mentereng...



para politisi kita juga tak mau kalah, mulai dari soal korupsi sampai pada soal kedatangan saat rapat, ruangan yang sudah megah nyaris kosong karena sang politisi kita katanya izin, sudah begini justru minta gedung yang tambah megah, sakit hati ini bung!



di dunia olahraga sama saja!coba lihat nurdin khalid ketua PSSI, sudah hancur lebur prestasi kita, masih saja bertengger menjadi ketua, bahkan saat aturan KONI menyatakan pengurus ke depan tak boleh menyandang status terpidana, justru diprotes!mungkin di dunia ini, hanya PSSI lah yang dipimpin dari penjara. anehnya lagi tak ada yang berani melawan!



artis juga tak ketinggalan, bukan kebaikan yang ditonjolkan, justru video seks yang merusak moral yang menjamur. malu bangsa ini, gara-gara kelakuan ini, indonesia justru dikenal sebagai produsen video porno ditengah penduduknya yang muslim terbesar di dunia.



siapa yang kita bisa percaya?apakah masih ada harapan untuk indonesia?apakah ini cara Tuhan agar republik ini sadar, dengan membuka satu demi satu kebobrokan republik ini?saya tidak tahu...saya pesimis republik ini akan kembali dengan kejayaannya!





sampai suatu sore, akhirnya optimisme itu datang, menyelinap diam-diam dalam pikiran saya. bahwa ternyata yang salah dari republik ini kita tidak memberikan tempat kepada orang-orang baik karena orang-orang baik itu masih asik dengan tasbihnya, masih asik dengan dunia yang tanpa resiko, orang - orang baik itu lemah, tak punya pengaruh, bahkan yang tragis kadang apatis!



maka orang-orang baik itu harus dipaksa untuk keluar dari dunianya, masuk menyelamatkan republik ini! karena orang baik saat ini itu artinya ia harus kuat dan berpengaruh!tak cukup dengan baik hanya dengan rajin beribadah, tetapi orang baik itu harus lantang untuk merebut kekuasaan!

sungguh satu demi satu orang baik itu mulai trsadar, ia membawa virus muda, progresif, cerdas, dan berpengaruh...hanya saja ia harus masih tetap sabar, karena Tuhan masih bekerja untuk mempertontonkan manusia yang rakus saat berkuasa, sehingga ia percaya Tuhan niscaya akan menaikan dan menyelamatkan republik ini dari tanganya..menunggu takdir!



persis ucapan Natsir:.."yang dibutuhkan oleh negeri ini adalah menjadi orang baik" maka marilah menjadi orang baik-baik yang kuat, berpengaruh, dan kaya - raya, niscaya republik ini akan jaya!

Senin, 21 Juni 2010

DIAM

ia hanya diam...
tangannya meremas,
keringatnya mengucur deras
hatinya memberontak!
ia akui salah
tapi tak mengira bisa sampai begini...

ia hanya diam..
rambutnya terurai tak karuan
botol air ia siramkan ke mukanya,
gerah!
bukan karena panas cuaca
tapi berontak hatinya
karena ia tak mengira bisa sampai begini....

ia hanya diam...
hatinya sangat merindu buah hatinya
sudah lama ia tinggalkan
walau dirumah, sang buah hati selalu bertanya
"kemana mama?"
tanganya ia remas-remas
ingin sekali ucap...
maafkan mama ya...
disini ia berjuang gara-gara sebuah email yang ia tulis
tapi sekali lagi tak mengira bisa sampai begini...

ia hanya diam...
walau ribuan wartawan mencecar pertanyaan..
ia melangkah masuk ke tahanan...
untuk kesalahan yang tak tentu...
ia tak berontak...

maka muak...
semua berontak...
walau tak punya senjata...

sampai semua pejabat panik..
takut jabatan hilang
atau kejahatan yang ditutup

terkuak!

hanya karena semua sudah berontak

tak lagi diam!

berawal dari kereta Prameks untuk Rajut Cita-Cita

18.45 masih di stasiun lempuyangan jogja..bukan sesuatu yang aneh memang karena hampir 1 tahun inilah saya harus pulang pergi solo-jogja dan kereta prambanan ekspreslah yang setia menemani..
Banyak yang mengatakan ga cape klas berangkat pagi pulang malam,memang seberapa menjanjikankah sehingga bertahan hampir 1tahun rutinitas dilakoni. Tidak hanya itu, banyak juga yang bahkan membenturkan dengan amanah yang kini saya pegang...
Tapi bagi saya justru disinilah tantanganya!Bagaimana memadukan antara komitmen amanah yang saya pegang dengan obsesi pribadi...satu-satunya cara untuk menjawab itu adalah Jalani!
Maka dibutuhkanlah energi yang menggerakkan kaki,dibutuhkanlah akal untuk memilih, dan akhirnya dibutuhkan keimanan untuk menguatkan!semua itu harus bersatu' baru akan menjadi sebuah kekuatan!disebut kekuatan karena ia akan bertahan dan fokus pada cita-cita yang ia pegang, rutinitas itu seakan menjadi sesuatu yang biasa,bukan lagi sebuah tantangan yang harus dihindari, tapi justru menjadi sesuatu yang memang menjadi sebuah puzzle yang harus dipecahkan..
jadi selagi cita2 itu masih belum terwujud asalkan kekuatan tadi bersatu maka ia akan lakoni terus, sampai ia habis kontrak hidupnya...
jika para pengusaha sukses merajut peluang puluhan tahun yang pada akhirnya menjadi pengusaha hebat,maka saya masih 1tahun, belum apa-apa!
Maka perjalanan ini jangan berhenti...masih terlalu pagi,karena cita-cita besar tentunya tantangannya akan besar pula, dan energi untuk melaluinya juga besar pula...
dan semuanya berawal dari sini...kelak prameks akan menjadi catatan emas dalam lembaran menuju kerajaan bisnis tnt coorp...
Amiin...

Sabtu, 19 Juni 2010

PKS untuk semua

Pagi-pagi benar saya mendapatkan sms yang bernada kecamana keras,ejekan sampai pada penghakiman yang semua ditujukan kepada Partai Keadilan Sejahtera yang saat ini bermunas.Kecaman itu keluar karena PKS yang dulu dicap sebagai partai dakwah yang dikenal dengan kesederhanaan sampai pada ranah eksklusifitas hanya diperuntukan bagi muslim,saat ini berubah lebih dekat dengan kemewahan bahkan sudah membuka pintu bagi golongan non muslim. Memang tidak saya jawab sms itu,karena memang buka pada tempatnya untuk memahamkan arus berpikir hanya dengan sms,tapi yang jelas justru disinilah tantangan PKS yang saat ini sedang menemukan formulasi metamorfosanya.

Jumat, 06 November 2009

ada apa dengan DPR?

Ada Apa dengan DPR?mungkin itulah pertanyaan yang menyelinap dalam pikiran saya pasca menyaksikan pertemuan antara Polri dan Komisi III DPR RI yang berlangsung sampai jam 03.00 dini hari. Disaat arus publik dalam keberpihakan kepada KPK karena dugaan yang sangat kuat terjadinya kriminalisasi terhadap pimpinan KPK Bibit-Chandra, bahkan dukungan yang lebih nyata terpotret di dunia maya yang tergabung dalam gerakan 1 juta dukung KPK yang sekarang anggotanya sudah mencapai 1 juta lebih hanya dalam waktu 9 hari.

berbeda dengan perilaku DPR, yang begitu sangat kontra produktif dengan dengan arus besar rakyat, Komisi 3 justru memberikan applaus yang sangat meriah, dan bahkan tanpa beban moral, Koomisi III menyatakan kekagumannya terhadap Kapolri, alasannya Kapolri tegar!

saya tidak tau apa yang ada dalam benak para anggota DPR kita itu, tapi saya sangat yakin setelah menyaksikan rekaman percakapan antara Anggodo pengusaha bejat itu bercakap dengan elit para penegak hukum kita, begitu leluasanya anggodo mengatur para pejabat kita itu, dan begitu tunduknya juga para pejabat kita itu! seakan negara ini milik mereka!

fakta yang sudah terang benderang ini, seharusya butuh tindakan yang lebih cepat bukan justru mengulur-ulur waktu, kareana semakin waktu diulur, semakin nyala juga arus kemarahan rakyat!

salah satu anggota DPR dalam pertemuan dengan jajaran Polri menyatakan:"bapak Kapolri, marilah berterung terang karena sebenarnya suasana yang ada di DPR ini sama dengan 200juta rakyat Indonesia! betul mewakili 200juta rakyat jika para anggota DPR kita bersikap tegas untuk segera meminta Kapolri memecat Susno, atau segera SP3 kan kasus Bibit-Chandra, tapi setelah mendengar percakapan tidak ada satupun kata-kata tegas dari para anggota DPR kita, maka saya betul-etul tidak sudi klaim anda!

saya khawatir para anggta DPR kita bersikap lunak kepada kapolri agar punya beking, karena berkaca pada periode DPR kemarin, banyak anggota DPR kita yang terpaksa masuk ke penjara karena ulah KPK, ya apalagi kalo bukan kasus korupsi DPR...

saya tidak mau menyebut sikap DPR sebagai aksi balas dendam kepada KPK, tapi kalo sikap DPR begini terus, nampaknya sulit menghindari anggapan itu....
kalo sudah begini, nampaknya mmentum hari pahlawan mari kita kepung DPR!kita teriakan kembali reformasi....siapa gabung?

Minggu, 30 November 2008

KAMMI YANG SEMAKIN PRAGMATIS?

Pasca muktamar KAMMI di Makasar, saya di kejutkan dengan sebuah hasil dari KAMMI: Memilih ketua umum yang bukan dari generasi baru?sederhana saja pertanyaannya: Mana kaderisasi dari KAMMI?apakah karena mmentum Pemilu 2009, maka senir di KAMMI ingin menjadikan KAMMI jadi lahan proyek politik?yang lebih mengerikan lagi, KAMMI mengeluarkan statment yang jauh dari kesan intelektual:yakni Hidayat tak pantas jadi capres karena tidak hadir?
sungguh saya sebagai mantan kader KAMMI tak menyangka!bagusnya KAMMI jadi parpol saja, jangan jadi organisasi gerakan mahasiswa yang mencap sebagai organisasi idealis!atau bubarkan saja KAMMI???


KAMMI....ah KAMMI...

Selasa, 14 Oktober 2008

saat kita selesai diskusi...


Penegakan Ham adalah sebuah keniscayaan dalam kerangka pengokohan demokrasi. Tapi yang harus menjadi sebuah pegangan adalah berjuang dalam tema Ham haruslah didasarkan pada nilai obyektivitas dan kemanusiaan itu sendiri bukan atas dasar intervensi dari siapapun...